Lifeline Anda: Akses Vaskular Anda

Untuk memfasilitasi hemodialisis, suatu akses vaskular dimasukkan ke dalam tubuh melalui bedah kecil—sebuah fistula, graft, atau kateter. Juga dikenal sebagai “lifeline”, satu dari akses tersebut akan digunakan untuk memasukkan jarum dan menghubungkan pasien gagal ginjal ke mesin dialisis. Jangan ragu untuk berkonsultasi dengan dokter anda mengenai jenis akses yang paling sesuai dengan anda.

JENIS-JENIS AKSES

Fistula

Suatu fistula secara langsung menghubungkan sebuah arteri ke vena. Karena pembuluh darah membentang dan matang seiring waktu, profesional medis anda akan bisa memasukkan jarum ke dalam tubuh anda dan memfasilitasi hemodialisis.

fistula

Keuntungan Kerugian
  • Permanen
  • Di bawah kulit
  • Tahan paling lama
  • Memberikan aliran darah yang lebih banyak untuk perawatan yang lebih baik
  • Infeksi dan komplikasi lain lebih sedikit
  • Jangka waktu rawat inap yang lebih singkat
  • Mungkin tidak matang atau mengembang
  • Tidak cocok untuk semua pasien
  • Seringkali, akses tidak bisa digunakan hingga 6-8 minggu setelah pemasangan

Graft

Graft adalah suatu tabung, biasanya terbuat dari plastik, yang menghubungkan arteri ke vena, yang akan memungkinkan profesional medis untuk memasukkan jarum dan memfasilitasi hemodialisis.

graft

Keuntungan   Kerugian
  • Permanen
  • Di bawah kulit
  • Dalam beberapa kasus, mungkin bisa digunakan 2 minggu setelah pemasangan
  • Dapat berfungsi bagi pasien dengan vena buruk
  • Rawat inap lebih lama
  • Risiko penggumpalan meningkat
  • Risiko infeksi serius meningkat
  • Risiko komplikasi lain dan prosedur perbaikan meningkat
  • Tidak bertahan selama fistula

Kateter Vena Sentral

Kateter adalah suatu tabung yang dimasukkan ke dalam vena di leher atau dada pasien. Ujung dari kateter terletak di jantung. Ini biasanya digunakan sebagai sebuah akses sementara dan merupakan akses ke dalam aliran darah yang paling tidak disukai untuk hemodialisis.

centre-veins-catheter

Keuntungan Kerugian
  • Dapat digunakan segera setelah pemasangan
  • Tingkat infeksi yang lebih tinggi, dapat berakibat serius atau fatal
  • Rawat inap lebih lama
  • Tidak tahan lama (biasanya kurang dari satu tahun)
  • Membutuhkan waktu perawatan lebih lama
  • Penggunaan jangka panjang dapat menyebabkan dialisis tidak cukup (inadequate dialysis)
  • Pasien tidak akan bisa mandi tanpa peralatan khusus
  • Tingkat penggumpalan yang tinggi, memerlukan prosedur yang sering
  • Berisiko menghancurkan vena-vena penting di dalam tubuh

MENJAGA AKSES VASKULAR ANDA

Apapun jenis akses yang dipilih, itu harus dijaga sebaik-baiknya untuk keamanan dan mencegah infeksi. Perhatikan poin-poin penting berikut ini.

Untuk Fistula atau Graft

  • Ketika jarum dikeluarkan diakhir perawatan, anda harus menekan daerah tersebut untuk menghentikan pendarahan. Tahan tekanan tersebut selama 10-15 menit dan kemudian lepaskan sedikit demi sedikit. Jika ada pendarahan, tekan secara langsung didaerah yang berdarah.
  • Kami merekomendasikan anda selalu membawa kain kasa 4×4 setiap waktu. Anda bisa menyimpannya didalam dompet anda, mobil, atau dimanapun yang mudah anda jangkau. Gunakan kain kasa tersebut untuk menekan ketika terjadi pendarahan.
  • Di rumah, sangat penting untuk anda menjaga akses agar tetap bersih. Dengan menjaga kulit di sekitarnya bersih, secara mendasar anda mengurangi risiko infeksi.
APA YANG HARUS DILAKUKAN HARIAN YANG TIDAK BOLEH DILAKUKAN:
  • Periksa akses anda akan adanya tanda-tanda infeksi seperti kemerahan, pembengkakan, nyeri, hangat, atau keluar cairan.
  • Periksa fistula anda apakah berfungsi dengan benar. Untuk melakukan ini, letakkan ujung jari anda di atas akses A-V (Arteri-Vena) anda. Cari denyut nadi atau getaran di sepanjang fistula anda atau vena dimana graft terpasang.
  • Cuci akses A-V anda setiap hari dengan sabun dan air.
  • Anda bisa mandi dan berendam dengan normal.
  • Membatasi aliran darah melalui akses A-V anda untuk periode yang lama. Hati-hati mengangkat dan membawa barang yang bisa menekan fistula anda.
  • Tidur di atas akses A-V anda
  • Menggunakan akses A-V anda untuk memasukkan obat-obatan tanpa bantuan profesional medis renal.
  • Memakai perhiasan yang menekan akses A-V anda
  • Mengizinkan pengambilan laboratorium atau insersi IV di lengan yang dipasang akses A-V.
  • Mengizinkan tekanan darah anda dimonitor menggunakan lengan yang dipasang akses A-V

Hubungi unit dialisis anda ketika:

  • Tidak terdapat sensasi berdengung/berdesir di dalam lengan yang terdapat akses vaskuler anda
  • Terdapat rasa nyeri atau pembengkakan di lengan
  • Adanya tanda atau simptom terjadi infeksi (yaitu drainase, lembut, kemerahan, atau hangat saat disentuh)
  • Ada pendarahan substansial

Untuk Kateter

APA YANG HARUS DILAKUKAN SETIAP HARI YANG TIDAK BOLEH LAKUKAN:
  • Periksa tanda-tanda infeksi, drainase, pembengkakan, kemerahan, dan rasa nyeri.
  • Jaga kassa penutup kateter agar tetap kering.
  • Lindungi kassa penutup kateter anda dengan kassa pembungkus yang tahan air sebelum mandi
  • Jika kateter keluar, tekan secara langsung ke kulit menggunakan telapak tangan anda atau menggunakan handuk bersih atau lap mandi.
  • Menarik atau menyentak kateter
  • Melepaskan benang bedah yang menahan kateter pada tempatnya
  • Mengizinkan penggunaan kateter untuk IV atau pengambilan bahan pemeriksaan laboratorium oleh petugas lain.
  • Melepas tutup atau mengeluarkan klem dari kateter.

Hubungi pusat dialisis ketika:

  • Terdapat drainase atau keluar cairan, nyeri, pembengkakan, atau kemerahan di sekitar akses
  • Anda demam
  • Kateter keluar

TIPS UNTUK MENGEMBANGKAN DAN MEMPERTAHANKAN FISTULA ANDA

Melatih lengan anda setiap hari dapat mendorong pengembangan dan mempertahankan kesehatan fistula anda. Ketika fistula anda telah matang dan mengembang dengan baik, akan lebih mudah bagi staf dialisis untuk memasukkan jarum dan memfasilitasi perawatan anda. Di bawah adalah beberapa teknik latihan yang bisa digunakan untuk membantu mengembangkan fistula anda.

Latihan Lengan Bawah Fistula

Ball squeez

MEREMAS BOLA
● Mulai segera melatih lengan bawah setelah rasa sakit operasi hilang
● Mulai segera melatih lengan bawah dengan
● Meremas handuk tangan yang digulung
● Meremas “stress ball”
● Remas dan lepas secara cepat selama 10 menit
● 6 kali sehari

clothes-pin grasp

MEMEGANG PENJEPIT PAKAIAN
● Gunakan sebuah penjepit pakaian
● Tekan hingga terbuka dan tertutup secara berulang selama 5 menit
● 6 kali sehari

finger tips touches

Upper Arm Fistula Exercise (A fistula created above your elbow)

MENYENTUH UJUNG JARI
● Sentuh setiap ujung jari ke ujung ibu jari
● Buka tangan anda setelah setiap sentuhan
● Sentuh ujung jari ke ibu jari secara berulang selama 5 menit
● 6 kali sehari

hammer curls

GERAKAN ‘HAMMER CURLS’
Sebuah cara efektif untuk melatih fistula lengan atas.
● Melakukan gerakan hammer curls dengan menggunakan beban
● Angkat beban 1 sampai 3 kg di lengan yang dipasang fistula
● Tahan beban tersebut dan gerakkan tangan seperti ditunjukkan pada gambar
● Pompa tangan ke atas dan bawah secara perlahan selama 10 menit
● 6 kali sehari

bicep curl

GERAKAN BICEP CURL
Cara lain yang efektif untuk melatih lengan atas fistula
● Melakukan bicep curls dengan menggunakan beban
● Berat beban adalah antara 1 – 3 kg
● Tahan bebannya
● Tekuk tangan anda ke atas dan bawah secara perlahan selama 10 menit
● 6 kali sehari

Start typing and press Enter to search