Hubungan Antara Anemia dan Penyakit Ginjal

Hemoglobin adalah protein dalam sel darah merah yang membawa oksigen ke seluruh bagian tubuh. Anemia adalah suatu kondisi yang terjadi ketika jumlah hemoglobin atau hematokrit di bawah normal. Kondisi ini dapat berlangsung sementara, akibat kondisi kesehatan lain, atau disebabkan oleh suatu penyakit kronis. Orang dengan anemia ringan mungkin mengalami gejala ringan atau tidak ada gejala sama sekali. Di sisi lain, mereka dengan anemia kronis mungkin mengalami kelelahan dan sesak nafas, menyebabkan mereka kesulitan untuk melakukan aktivitas sehari-hari.

Angka Lab normal:

  • Normal haemoglobin >12 g/dL untuk perempuan
  • Normal haemoglobin >13 g/dL untuk laki-laki
  • normal hematokrit >36% untuk perempuan
  • normal hematokrit >39% untuk laki-laki

Apa yang menyebabkan anemia pada orang yang ​sakit ginjal​?

Ginjal yang terkena penyakit tidak memproduksi cukup eritropoetin (EPO), suatu hormon yang mengatur pembentukan sel darah merah. Dengan berkurangnya EPO, jumlah sel darah merah akan semakin sedikit. Sel darah merah yang ada akan mengandung lebih sedikit protein hemoglobin untuk mengalirkan oksigen ke seluruh organ tubuh. Semua hal tersebut bersumber terjadinya anemia. Faktor lain termasuk kekurangan zat besi, kekurangan vitamin lain, nutrisi buruk, dan inflamasi.

Apa efek anemia jika tidak diobati terhadap ​penyakit ginjal​?

Kekurangan oksigen membuat jantung bekerja lebih keras, sehingga otot-otot pada bilik kiri bawah cenderung menebal. Kondisi ini disebut hipertropi ventrikel kiri. Orang yang memiliki baik penyakit ginjal dan anemia memiliki risiko lebih tinggi akan kematian, stroke, atau gagal jantung.

Bagaimana saya mengetahui jika saya memiliki anemia?

Cara terbaik untuk menentukan ini adalah dengan melakukan pemeriksaan darah di laboratorium.

Beberapa gejala anemia adalah:

  • Pucat
  • Kurang energi
  • Kelelahan
  • Tidak nafsu makan
  • Susah tidur
  • Pusing dan sakit kepala
  • Denyut jantung cepat
  • Sesak nafas

Bagi mereka yang menderita penyakit ginjal kronik, anemia mungkin akan terjadi pada tahap-tahap awal penyakit ginjal, dan akan bertambah parah seiring perjalanan penyakit ginjal. Karena itu sangat penting untuk periksa rutin ke dokter untuk memeriksa kemungkinan terjadinya anemia.

Apa penyebab terjadinya anemia?

Anemia dapat disebabkan oleh hal-hal berikut:

  • Penyakit seperti penyakit ginjal, liver, kanker, dan HIV/AIDS
  • Kekurangan darah akibat kecelakaan, operasi, ulkus lambung, ginjal dan tumor kandung kemih, dll
  • Infeksi atau inflamasi pada tubuh
  • Kekurangan zat besi, vitamin B12, atau asam folat
  • Diet yang buruk

Pengobatan apa yang dapat menolong saya?

Jika tubuh anda tidak memiliki cukup vitamin, dokter anda mungkin merekomendasikan suplemen yang sesuai untuk melengkapi standar pengobatan anemia.

Standar pengobatan anemia akibat gagal ginjal meliputi:

  • Obat eritropoiesis-stimulating agent (ESAs) : ESAs bekerja menyerupai hormon alami EPO yang memicu pembentukan sel darah merah.
  • Ekstra zat besi : Tubuh anda juga memerlukan zat besi untuk memproduksi sel darah merah, terutama jika anda sedang mengonsumsi ESAs. Tanpa zat besi yang cukup, pengobatan ESAs tidak akan bekerja.

Apa tujuan dari pengobatan anemia?

Tujuan dari pengobatan anemia adalah untuk meningkatkan kadar hemoglobin hingga minimal 11 g/dL. Ketika anda mendekati atau melebihi kadar tersebut, anda akan menyadari anda lebih berenergi dan tidak merasa letih.

Start typing and press Enter to search