Citra tubuh, Seksualitas, dan Fertilitas

Seksualitas, fertilitas, dan menjaga citra tubuh yang positif merupakan aspek-aspek penting dalam kehidupan. Meskipun begitu, hal tersebut dapat terpengaruh ketika anda memiliki penyakit ginjal. Citra tubuh yang positif adalah faktor besar dalam mempertahankan perkembangan psikologis yang sehat ketika menjalani dialisis ginjal. Untuk membantu anda dalam hal ini, silakan tanyakan tim kesehatan anda tentang hal berikut:

  • Apa yang bisa saya lakukan untuk menambah/mengurangi berat badan?
  • Latihan apa yang dapat meningkatkan bentuk otot dan kekuatan saya?
  • Bagaimana saya bisa menjaga kulit tetap terlihat sehat?
  • Bagaimana saya bisa menjaga rambut tetap tebal dan sehat?
  • Bagaimana saya bisa menjaga nafas tetap segar?
  • Bagaimana cara saya untuk menyamarkan bekas luka?
  • Apakah saya perlu membiarkan orang lain tahu bahwa saya sedang menjalani dialisis?

Seksualitas

Perlu diketahui bahwa tidak ada seorang pun yang dapat menjalani penyakit ginjal kronik tanpa bekas luka akibat akses vaskular, kateter dialisis peritoneal, ataupun transplantasi. Juga, perlu dicatat bahwa beberapa kondisi yang terkait dengan penyakit ginjal anda dapat mengurangi gairah anda terhadap hubungan seksual. Kondisi tersebut adalah berikut:

  • Anemia
  • Diabetes
  • Neuropati
  • Aliran darah tidak lancar
  • Hormon tidak stabil
  • Tekanan darah tinggi
  • Depresi

Kehamilan

Memiliki seorang anak adalah keputusan besar dalam hidup semua orang secara umum. Hal tersebut menjadi semakin kompleks ketika penyakit ginjal muncul dalam gambaran tersebut. Hanya anda dan pasangan anda yang bisa menentukan apa yang terbaik bagi anda berdua, dan seberapa besar risiko yang anda berdua bersedia tanggung.

Kehamilan dengan ​Hemodialisis

Jika anda sedang menjalani hemodialisis, dokter nefrologi anda dapat mengubah perawatan untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kehamilan anda.

  • Dialisis harian atau hari lainnya
  • Tingkat bikarbonat lebih rendah dalam dialisat
  • Mengganti heparin dengan saline flush untuk mengurangi risiko pendarahan
  • Dosis eritropoetin lebih tinggi untuk mengobati anemia
  • Diet protein tinggi

Kehamilan dengan Dialisis Peritoneal

Jika anda sedang menjalani dialisis peritoneal, dokter nefrologi anda dapat mengubah perawatan anda untuk menyesuaikan dengan kebutuhan kehamilan anda.

  • Pertukaran yang lebih kecil dan lebih sering
  • Diet protein tinggi
  • Pemeriksaan teratur untuk masalah kateter, kebocoran, atau peritonitis
  • Penggunaan cycler later dalam kandungan untuk pertukaran lebih kecil
  • Menambahkan hemodialisis untuk adequacy yang lebih baik
  • Dalam beberapa kasus, bed rest dianjurkan

Menyususi

Menyusui adalah pertanyaan besar bagi perempuan saat dialisis. Tingkat natrium yang tinggi dan ‘ampas’ ginjal dalam aliran darah membuat Air Susu Ibu (ASI) tidak aman bagi bayi. Juga banyak obat yang dapat terkandung dalam ASI yang bisa berbahaya bagi bayi.

Start typing and press Enter to search