Apakah Ada Efek Samping Cuci Darah?

Cuci darah / Dialisis merupakan salah satu alternatif pilihan pengobatan bagi penderita Gagal Ginjal selain Transplantasi Ginjal. Memang solusi terbaik adalah transplantasi ginjal. Namun untuk dapat melakukan transplantasi ginjal, persiapan pasien dan terbatasnya ketersediaan donor organ ginjal biasa nya membutuhkan waktu kurang lebih 2 tahun dengan biaya yang cukup tinggi.

Namun bagi sebagian besar pasien ginjal, dialisis merupakan alternatif pengobatan yang paling memungkinkan untuk dilakukan. Oleh karena itu, ada baiknya jika Anda ketahui terlebih dahulu apakah Dialisis / Cuci darah memiliki efek samping untuk tubuh Anda mengingat efek samping yang dirasakan bisa berbeda-beda setiap individu. Sebagai informasi, ada 2 jenis dialisis yaitu Dialisis Peritoneal dan Hemodialisis. Berikut adalah beberapa efek samping yang dirasakan untuk masing-masing jenis dialisis / cuci darah.

Efek Samping Dialisis Peritoneal Hemodialisis
Sakit Kepala v
Mudah Lelah v
Mual / Muntah v
Kram Otot v v
Penurunan / Peningkatan tekanan darah
Penurunan tekanan darah biasanya terjadi pada penderita diabetes sedangkan peningkatan tekanan darah terjadi pada penderita hipertensi
v
Anemia v
Kulit Gatal
Karena adanya penumpukan fosfor
v
Peritonitis
Infeksi yang terjadi ketika alat dialisis yang digunakan tidak steril sehingga kemungkinan kuman atau bakteri menyebar ke peritoneum atau lapisan perut
v
Kenaikan berat badan
Cairan dialisis yang digunakan umumnya mengandung gula sehingga kemungkinan gula terserap oleh tubuh
v
Hernia
Adanya cairan yang bertahan selama berjam-jam pada rongga peritoneal yang menyebabkan terjadinya ketegangan otot perut
v
Tidak efektif
Dalam jangka panjang, dialisis peritoneal tidak lagi bekerja secara efektif.
v

Efek samping dialisis sebetulnya dapat dihindari selama pasien menjalani pola makan yang tepat, mengikuti anjuran dan resep dokter, serta menjaga kebersihan. RenalTeam memiliki visi untuk memastikan pasien memiliki kualitas hidup sebaik mungkin meskipun sedang menjalankan perawatan dialisis. Kami sudah membuktikan bahwa banyak pasien kami yang dapat terus melakukan aktivitasnya sehari-hari bahkan ada yang terus berusaha untuk dapat mewujudkan mimpinya. Tantangan yang sebetulnya dihadapi pasien adalah adanya waktu untuk beradaptasi agar terbiasa dengan prosedur dan perawatan dialisis yang harus dijalani pada beberapa bulan pertama.
Yang pasti konsultasikan ke dokter untuk menjalani proses cuci darah untuk dapat mengantisipasi berbagai macam kemungkinan. Hubungi RenalTeam untuk mendapatkan konsultasi tentang kesehatan ginjalmu sekarang!

Start typing and press Enter to search