8 Tips untuk Menghadapi Dialisis: Panduan bagi Pasien dan Keluarga

Dialisis merupakan suatu pengobatan yang menyelamatkan nyawa. Meskipun begitu, menyesuaikan diri untuk dialisis tidaklah mudah dan anda mungkin berjuang untuk menghadapi banyak sekali tantangan fisik dan emosional. Memiliki perasaan seperti itu adalah normal, tetapi ketahui juga bahwa penting bagi anda untuk melawannya dan mulai berpikir positif. Adalah benar tidak hanya pasien yang berjuang melawan penyakit ginjal kronik, tetapi juga orang-orang terkasih di sekitar mereka.

Tip #1: Ambil Peran Aktif dalam Perawatan Anda

Pasien, menjadi seorang anggota aktif dalam tim kesehatan anda yang meliputi perawat, teknisi perawatan pasien, pekerja sosial, dan nefrologis. Selalu ingat bahwa mereka ada untuk membantu. Meskipun saran dan pendapat dari mereka sangat penting, jangan lupa bahwa anda masih memiliki hak untuk mengatakan pendapat anda. Ingatlah, bahwa andalah yang mereka rawat.

Membuat diri anda merasa nyaman dalam berbicara terbuka dan jujur kepada tim perawatan kesehatan anda, terutama jika anda merasakan ketidaknyamanan. Jangan ragu untuk menanyakan mereka pertanyaan apapun yang mungkin ada di pikiran anda. Mengetahui sebanyak mungkin dapat membantu anda mengurangi rasa takut dan cemas.

Mencari saran dari pasien lain. Setiap pasien memiliki pengalaman dan cerita yang berbeda. Cerita-cerita ini memiliki kekuatan yang menginspirasi anda untuk menghadapi hal-hal dengan lebih baik atau membantu anda mempersiapkan untuk apa yang lebih buruk. Berbagi pengalaman yang anda alami akan memunculkan suatu apresiasi dukungan yang anda terima, dan sebaliknya, juga memotivasi anda untuk membantu orang lain. Pastikan keluarga anda ikut terlibat. Pastikan anda memiliki semua dukungan yang anda perlukan di rumah.

Tip #2: Mendapatkan Dialisis yang Cukup

Ginjal yang sehat bekerja sepanjang waktu untuk membuang limbah dan cairan berlebih dari tubuh anda. Ketika ginjal anda gagal, pembuangan limbah dan cairan berlebih dari tubuh anda hanya bisa terjadi selama perawatan dialisis. Karena itu penting agar anda tidak melewati perawatan yang sudah dijadwalkan karena dialisis yang tidak cukup (inadequate dialysis) akan menyebabkan penumpukan limbah dan cairan dalam tubuh anda, yang bisa berdampak buruk bagi kesehatan dan kelangsungan hidup anda. Pastikan untuk mencari pusat dialisis ginjal di Singapura dimana anda merasa nyaman untuk kesana.

Dokter anda akan menentukan jumlah dialisis yang anda terima berdasarkan waktu yang diperlukan untuk membuang sejumlah cairan dan produk limbah dari tubuh anda. Jumlah dialisis ini diperlukan untuk menjaga anda tetap sehat dan meningkatkan peluang anda tidak sakit dan harus dirawat di rumah sakit. Adekuasi dialisis yang akan anda terima diukur dari Rasio Reduksi Urea/Urea Reduction Ratio (URRR) dan Kt/V. Kedua angka tersebut mengukur berapa banyak limbah yang dibuang dari tubuh anda dalam suatu sesi dialisis. Anda dapat menemukan penjelasan yang lebih detail dari kedua istilah tersebut di situs web kami.

Tip #3: Kenali dan Minum Obat Anda

Anda akan mengonsumsi berbagai macam obat sepanjang perawatan dialisis. Kenali apa saja obat-obatan itu dan mengonsumsi sesuai resep penting untuk menjaga anda tetap sehat. Jika anda memiliki kondisi kesehatan lain, seperti diabetes dan tekanan darah tinggi, dokter anda mungkin meresepkan obat tambahan.

Tim perawatan kesehatan anda akan meninjau obat-obatan anda secara berkala untuk memastikan bahwa anda mendapatkan obat yang anda perlukan. Semakin anda memahami kondisi dan obat-obatan anda, semakin anda bisa menangani perawatan anda dengan baik dan tetap sehat. Masukan anda selalu penting bagi dokter dan tim perawatan kesehatan anda, karena itu ajukan pertanyaan dan beritahu mereka bagaimana anda bereaksi terhadap obat-obatan itu

Tip #4: Awas terhadap Depresi

Dialisis dapat menyebabkan perubahan besar. Anda mungkin memiliki waktu yang lebih sedikit dan merasa kurang energi. Anda mungkin perlu melakukan perubahan di rumah dan tempat kerja. Sebagai contoh, anda mungkin perlu mengurangi beberapa aktivitas dan tanggung jawab. Untuk alasan ini, depresi sangat umum terjadi dengan dialisis. Kadang merasa putus asa tidak terduga pada awalnya.

Tetapi hati-hati terhadap depresi yang berlangsung lebih dari sebulan. Anda harus mencari perawatan jika anda mulai mengalami perubahan dalam mood, selera makan, pola tidur, atau tingkat energy, juga kehilangan minat pada aktivitas-aktivitas yang sebelumnya anda nikmati. Jangan takut untuk bergabung dengan komunitas dialisis yang dapat memberi pengaruh positif dan menginspirasi anda. Jika gejala depresi terus berlanjut, jangan takut untuk mencari pertolongan dari profesional.

Tip #5: Melanjutkan Hidup Anda dan Berolahraga

Dialisis akan memiliki dampak pada rutinitas anda. Meskipun begitu, anda dapat melanjutkan berbagai aktivitas normal sebanyak mungkin. Banyak pasien yang tetap bisa belajar, bekerja, dan berolahraga ketika dialisis.

Faktanya, olahraga merupakan sarana yang hebat untuk menghindari keletihan, stress, dan depresi. Tetapi sebelum melakukannya, ingat untuk membicarakannya dengan tim perawatan kesehatan anda lebih dulu, sehingga anda yakin program latihan mana yang sesuai untuk anda.

Keluarga, itu mungkin motivasi yang baik bagi pasien jika anda bersama-sama dengan dia untuk melakukan latiha-latihan sederhana. Manfaatkan waktu ini untuk menjadi sehat dan menghabiskan waktu berkualias dengan satu sama lain.

Tip #6: Gunakan Waktu Anda dengan Bijak saat Perawatan

Setiap sesi dialisis berlangsung selama 4 jam dan seorang pasien mungkin membutuhkan 3 sesi dialisis per minggu. Adalah penting untuk memanfaatkan sebagian besar waktu tersebut dan tidak membiarkan terbuang sia-sia. Gunakan waktu itu untuk membaca buku, menonton podcast, menghubungi keluarga dan teman melalui media sosial, atau memantau kemajuan dialisis anda dengan kami melalui perangkat pintar anda. Waktu yang dihabiskan di pusat dialisis bukan berarti waktu yang terbuang sia-sia. Gunakan waktu dialisis anda melalui cara yang bermanfaat bagi anda.

Tip #7: Berpegang pada Diet Dialisis Anda

Pada permulaan perawatan, tim perawatan kesehatan anda akan memberikan anda diet yang paling sesuai dengan kondisi anda. Mereka akan memberikan tips tentang bagaimana membatasi asupan cairan dan mengontrol rasa haus anda. Anda juga akan belajar untuk menghindari makanan yang memiliki kadar natrium, kalium, dan fosfor tinggi. Hal ini akan membantu anda merasa lebih baik dan lebih berenergi.

Keluarga, sangat membantu untuk menyiapkan makanan bagi pasien daripada membeli makanan cepat saji. Dengan cara ini, orang yang anda kasihi akan mendapat manfaat dari diet rendah natrium yang akan membantunya mengatasi penyakit ginjal kronik dengan baik.

Tip #8: Tidur Cukup

Sangat wajar bagi pasien dialisis untuk mengalami masalah tidur. Tetapi jika tidak ditangani dengan baik, hal itu dapat menyebabkan sakit kepala, kelelahan, dan depresi. Kebanyakan pasien menemukan bahwa olahraga dapat membuat tidur mereka lebih baik. Juga, berusahalah menghindari kafein dan alkohol. Ini akan meningkatkan ketahanan anda dan membuat anda lebih mudah mengatasi dialisis.

Start typing and press Enter to search